PERJUANGAN UNTUK DUA HURUF DIBELAKANG NAMA

Bismillah.. Dari semalaman hati sudah tak menentu. Berdebar2, menunggu hari esok. Yup, selama 4 bulan berkutat dengan ketikan, penelitian, buru tanda tangan dosen pembimbing, di PHP-in perusahaan (nasib di tolak berkali-kali. Hiks), mondar-mandir urus ini-itu sampai tungkai kaki kayak mau putus (kebangetan), dan akhirnya besok hari yang dinanti-nanti. Gue Sidang! (Teriak ala pemain 5CM). Pagi yang cerah menyambut. Waktu merambat pasti. Hingga tiba di pukul 12 lewat (sidangnya jam 1 siang), saya menghadap ke dosen pembimbing, beliau sudah siap, sisa menunggu penguji. Alhamdulillah dosen penguji satu sudah hadir juga, berarti sisa nunggu satu orang lagi untuk memulai ujiannya. Namun, qadarullah..dosen pembimbing yang satunya sudah tidak di tempat alias keluar kota, jadilah harapan tersisa ke penguji lain, yang tak lain tak bukan adalah Wakil Rektor 1. Waktu bergulir hingga jarum jam dinding di Aula Fakultas menunjukkan pukul 1 lewat. Dan saya mulai panik pemirsa! Berkali-kali saya men...