Posts

Showing posts with the label Sajak

Cintanya Adalah... (Untuk Yang Di Masa Depan #11)

Image
  Cintanya adalah... Sebuah cinta yg sederhana Mengalir tanpa kata Tak memiliki diksi atau majas hiperbola Cintanya adalah... Cinta yang manis Meski tanpa hal yang romantis Tanpa sajak dan kalimat puitis Cintanya adalah... Komitmen dan tanggung jawab Bukan mengumbar rasa atau janji semata Cintanya tak terungkap dengan kalimat sebelum akad "Aku mencintaimu karena Allaah" Tapi dengan kalimat "aku terima nikahnya". #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/20DhWKc

Dua bola matamu (Untuk Yang Di Masa Depan #10)

Image
  Arunika dan senja Potret alam semesta yang selalu membuat kagum Dan di kedua bola matamu Lebih indah dari itu. Akan kusimpan Meski tak berupa potret Cukup di hati Akan abadi Sampai akhir hayat. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/z7vc2Ny

Sekotak Ungkapan Cinta dan Rindu (Untuk Yang Di Masa Depan #9)

Image
  Kulahirkan kata - kata Yang setiap baitnya adalah kamu Kuhimpun banyak puisi dan sajak Menyimpannya dalam kotak cantik berwarna merah jambu. Esok, kamu bisa membacanya satu persatu Tapi maaf jika berlebihan untukmu Karena puisi adalah aku, Sajak adalah teman bermainku. Ku ungkap banyak rasa pada bait kata karena lisanku tak punya daya untuk sekadar mengatakan ; aku cinta, aku rindu. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/q2Mk8VG

Pangeran Yang Diutus (Untuk Yang Di Masa Depan #8)

Image
  Gemuruh rindu dalam dada Serupa hujan dirindu bentala Setiap rinai adalah nyanyian cinta Merdu meski hanya suara tik tik saja Tirta tergenang Pikiran mengenang Pada pertemuan pertama yang meronakan pipi Dan tatapan kilat yang menggelitik hati Melahirkan senyum malu dan tawa kecil. Duhai tuan, Rinduku tertampung jadi bah Gemericiknya sampai terdengar tetangga Mereka berbisik - bisik, Adakah engkau pangeran yang diutus untuk menyelamatkanku dari kegelapan?! #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/89pN2Ct

Tak Perlu Definisi (Untuk Yang di Masa Depan #7)

Image
  Kita tak perlu definisi atau pengertian Untuk tahu apa yang kita rasakan sekarang Degup di jantung, Gemuruh di dada, Pipi yang merona, Dan kupu-kupu di perut yang beterbangan. Kita tak butuh untuk tahu kenapa. Karena yang terpenting sekarang Kita bersama Dan aku bahagia. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/5TQySpE

Menemukan Rumah (untuk Yang Di Masa Depan #6)

Image
  Senja beranjak dari peraduan, Tapi kamu tetap tinggal. Terang menghilang, Tapi kamu datang. Kita duduk bersama disini, Di beranda dengan secangkir teh dan kopi. Hati yang berbunga, merekah, dan cerah Seperti pagi. Sekarang aku punya rumah , Adalah kamu tempatku mencurahkan pilu dan cita. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/3PkX2nY

Hanya ada Kamu (Untuk yang Di Masa Depan #5)

Image
Temanku bertanya, Mengapa kerap sekali aku berbicara tentang masa lalu? Ya. Itu saat aku belum menemukanmu. Satu hal yang harus kamu tahu, Dengan adanya kamu Takkan bisa menghapus jejak yang pernah kulewati. Takkan pernah bisa merubah apa yang sudah terjadi. Tapi yakinlah, Saat aku bersedia melangkah bersamamu, Artinya hanya ada kamu saja hari ini dan esok nanti. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/1a8L9td

Bukan Cinta dan Rangga (Untuk yang Dimasa Depan #4)

Image
Aku bukan cinta Kamu bukanlah Rangga Cinta kita bukan cinta anak SMA yang penuh kata - kata puitis bak roman picisan Cinta kita berharga Karena kita di pertemukan di sebuah "jalan" yang sama Satu tujuan, sevisi misi, dan sepedoman Aku tak mesti berlarian di bandara di tengah banyak orang untuk mengejarmu Aku hanya perlu mengejarmu lewat do'a - do'a harapku Kamu tak perlu beri aku buku puisi dan karya sastra Atau janji setia akan kembali satu purnama Kamu hanya perlu datang mengucap janji di hadapan Ayah, saksi, dan KUA Empat purnama tak mengapa Disini aku menanti dengan setia #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/6yWNvQ6

Sebuah Puisi (Untuk Yang Dimasa Depan #3)

Image
 Sebuah Puisi Secarik puisi kutulis untukmu, Duhai garis yang kiranya akan jadi tujuanku. Tentang sampai atau tidak, yang terpenting...  aku telah menujumu dengan nafas juang maksimal,  Penuh keringat dan air mata (ini serius bukan hiperbola), Memilih sabar dan menempuh jalan diatas ridha-Nya. Tak akan kujatuh cinta sebagaimana sebelum-sebelumnya, Denganmu kuingin membangun cinta, Tinggi... Setinggi harap dan pinta agar kita berkekal hingga ke Jannah. Semoga Allah menjagamu. Sampai bertemu di pelaminan. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/6RJmzSJ

Teduh-ku (untuk yang di masa depan #2)

Image
  Kamu adalah teduh.  Memberi cahaya yang hangat dicelah daun-daun yang berkilau.  Di bawah naunganmu, aku tetap bisa menikmati gemercik air menerpa wajah tatkala hujan.  Tak menutupi apa yang aku senangi. Kamu adalah teduh.  Tempat persinggahanku di bumi saat lelah dalam perjalanan. #untukyangdimasadepan

Hati Yang Tak Utuh (untuk yang di masa depan #1)

Image
  Kubawa hatiku yang sudah tak utuh, Yang sudah pernah patah, Yang sudah pernah luka-luka, Yang sudah pernah berdarah-darah. Kubawa ia melintasi samudera kepasrahan, Menuju mu yang entah akan menerimanya seperti apa. Aku tak berharap hatiku tak lagi terluka setelah ini, Karena kutahu kamu bukanlah malaikat yang akan menjaganya agar tak patah lagi seperti dulu. Aku hanya mampu berharap, Ketika kamu melukainya, Kamu pula sebagai obat pelipur rasa sakitnya. Ini hatiku, Kuberi untukmu, Yang bahkan tak kukenal sebelumnya. Bawa kemana saja kamu pergi, Jangan tinggalkan meski kamu sudah jenuh, Bosan, dan tak ingin lagi. Karena aku percayakan hati ini padamu sekarang. . . . 📷 https://pin.it/7AXDEx4

Kotak Rahasia

Image
 Kamu adalah kotak rahasia Yang tiba-tiba muncul di depan pintu rumahku Belum berani kubuka Sekadar menebak-nebak apa isinya. Mungkin buku? Atau cokelat? Bisa juga kumpulan puisi dan surat berwarna merah jambu? Atau justru tak ada isinya? . . . 📷https://pin.it/6F8jk9z

Kertas Ujian

Image
  Kita ini kadang membingungkan. Dikasih esai, protes. Diberi pilihan ganda, tak terima. Jadi bagaimana caranya mau lulus dan naik tingkat tanpa ujian, dear? Dijalani ujiannya. Meski otak sudah buntu cari jalan keluar. Tugas kita hanya mengerjakannya sesuai kemampuan. Lulus atau tidaknya urusan belakangan. Semangat yaa, yang lagi menempuh ujiannya. Meski beda-beda soal, kita tetap sama kok. Sama-sama hadapi kertas runyam dan ketidaktahuan ending dari semua ini. . . . _Terinsipirasi dari obrolan bersama seseorang (semoga Allah m enjaganya)_ . . . 📷 https://pin.it/56TAXVs

Pertemuan dan Perpisahan

Image
  Mendung di garis wajahku Mata basah karena mengingatnya, Si dia yg kapan saja bisa datang menjemput, Sang maut yang tak pandang bulu. Pun perihal apa saja di dunia Yang kiranya memang tak abadi, Juga kita, kawan. Suatu hari nanti, Kau akan pergi, Atau aku yang akan pergi. Namun, Perpisahan tersebut semoga sementara saja, Pertemuan abadi yang kita asa Berkumpul di Jannah, saling berhadap-hadapan diatas dipan, berbincang sebagaimana kita berbincang hari ini. . . . https://pin.it/20E462Q

Aku Adalah

Image
  Aku adalah... Kalimat panjang yang berentetan lagi berantakan, Bertubi-tubi bisikan kata demi kata tak berkesudahan meminta untuk dirangkaikan. Tak memberiku jeda untuk bernafas sedikit saja. Aku hanya ingin koma, tak perlu titik jika memang belum waktunya. Aku adalah... Kalimat-kalimat yang tak berkesudahan. Bolehkah ku meminta pada tuan penulis untuk memberi koma?! . . . _Terinspirasi dari kisah seorang sahabat (semoga Allah menjaganya)_ . . . 📷 https://pin.it/76xeI3t

Close the Door

Image
  Masa lalu, Aku sudah meninggalkan di belakang, Jauuh sekali... Aku telah berdamai dan memaafkan diriku, Ternyata tentram sekali setelah kita mampu menerima segala ketetapan-Nya Meski hampir saja masuk ke jurang keputusasaan "akankah aku bisa berpaling dari masa lalu?" Segala apa yg terlewati banyak hikmah dan pelajarannya. Terima kasih sudah pernah membuat tersenyum dan menangis. Terima kasih untuk kisah bodoh yang tak selesai. Alhamdulillah.  Close the door. . . . 📷 https://pin.it/39PJMow

Kabar Angin

Image
  Rumput yang bergoyang berbisik... Angin berhembus membawa kabar kesana-kemari... Hush. Diam kalian! Bahkan surat yang akan dibawa merpati belum tertulis Lantas, berita apa yang kalian hantarkan ke telinga orang - orang?! . . . 📷 https://pin.it/fH2uKhP

Hanya Ingin Dia (Sajak)

Image
  Tumpah ruah perasaan, Kemelut yang menekan jiwa, Berharap dialah orangnya,  Ternyata Allah tidak takdirkan bersama. Batin jadi sakit, Karena seringnya mendikte Allah atas kemauan diri, Ingin dia, pokoknya harus dia. Iman dan ilmu tentang tauhid jadi sekedar catatan dalam lembaran kajian, Tak ada implementasi. Duhai, Kesengsaraan hadir karena diri sendiri, Tak ingin sabar, Susah untuk Ridha terhadap ketetapan-Nya. Jangan salahkan siapapun jika merana karena cinta terhadap makhluk. sudah salah menempatkan cinta, Salah pula dalam penerimaan takdir. Bukan takdir-Nya yang salah, Kamu yang salah.  Renungilah, Sebelum hati dan jasadmu mati bersama kekecewaan dan cinta yang buta. . . . 📷 https://pin.it/2Vs8inF

Separuh dari "aku ingin"

Image
  Perihal awan kepada hujan yang menjadikannya tiada, Hilang tapi memberi arti.  Kamu lega tidak? Setelah proses yang berlalu, Yang membuatmu sering sedu sedan diam-diam di sudut kamar atau pada sujud-sujud panjang? Kamu melewatinya kini. Sudah mampu tersenyum dan sedikit tertawa sembari menceritakannya pada sahabat. Perihal kayu kepada api yang menjadikannya abu, Sakit tapi penuh makna. Hikmah akan kamu rasakan setelah proses ujiannya terlewati.  Selamat untuk kamu. . . . https://pin.it/3jV5hSs

Yang Hilang

Image
Kutak lagi mencium aroma matahari, Atau aroma basah pada hujan... Yang ada hanyalah pengap yang mengungkung, Memaksa untuk tetap menikmati aroma gelapnya. Suara riuh itu hilang, Teriakan kesal itu tak lagi ada, Hanya deruh pendingin ruangan dan detak jam dinding. Memilih ciptakan bising sendiri, Berdialog dengan cermin, Apakah esok masih akan baik-baik saja? . . . 📷 https://pin.it/1iCCvl9