Apakah "Aku" Memiliki Kelainan? (The True Story)

Obrolan kami di sore hari itu, di dalam kamarku, sungguh tak terencana. Semalam dia menghubungiku, mengabari bahwa salah seorang teman sekolah kami dulu, akan melangsungkan pernikahannya hari ini. Maka, seperti sebelumnya, ketika kami bepergian berdua, maka akulah yang menjadi supirnya. Obrolan dalam Perjalanan menuju tujuan tak terlalu intensif, barulah ketika kami pulang ke rumah mengalir cerita-ceritaku, lebih tepatnya curhatanku tentang soal jodoh. Haha. Disini, aku belum mendapati sikapnya yang berbeda atas curhatanku diatas kendaraan tersebut. Maka, sesampai di rumah, kami melanjutkan cerita-cerita ringan, perihal kerjaan, dan sesekali kuselip pertanyaan menjebak soal jodoh (lagi-lagi). Maka, cerita yang awalnya ringan-ringan saja, menjadi lebih berat. Bahkan aku tercengang atasnya. Kok bisa? Apa yang terjadi? Apa yang melatar belakangi hal...