Posts

MONOLOG PERIHAL MASA LALU

Image
  Aku berdiri disini, mematut diriku di depan cermin, wajah kesetiaan seorang pecundang, yang bertahun-tahun masih sama. Sepi di sekelilingku. Hanya deru pendingin ruangan dan hembusan nafasku yang berat, terdengar nyaring di telinga. Melenyapkan ingatan masa lalu adalah hal tersulit kulakukan. Bahkan, waktu sama sekali tak melindasnya. Rasaku masih sama, degupannya, dan aroma manis dari hembusannya yang selewat, masih lekat di benak. Kesibukanku hanya mematikannya sementara waktu. Sedang menjelang larut, pikiranku berkelana kemana-mana. Subuh ke subuh hanya memakan usiaku yang bertambah, tapi tidak dengan melupakannya. Aku masih bertanya soal takdir yang pernah ia bicarakan bertahun lalu. Akankah suatu hari nanti memihak pada kami? Atau tidak selamanya?! <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8931343277873787"      crossorigin="anonymous"></script>

Bertahan di tengah Badai

Image
  Entah aku ingin memulai darimana. Cerita panjang ini sungguh rumit. Bibirku kelu. Aku bertahan dengan segala badai yang ada. Tak mudah. Setiap saat, ingin rasanya menyerah dan pergi jauh saja. Tapi, aku ingat putra-putraku. Permata hatiku yang masih begitu polos. Tak tahu apa-apa perihal hati dan pikiranku. Aku masih berusaha berdiri tegak sekarang. Namun esok, aku tak tahu. Masihkah aku mampu berdiri kokoh. Membersamai seumur hidup yang tak lagi sevisi misi, tak sefrekuensi adalah mempertaruhkan kesehatan jiwa raga. Rabbiy, kuatkan. Sabarkan. Hingga tiba waktunya. 

Apa kabar?

Image
  Hai, apa kabar? Lama tak menyapamu. Semoga harimu senantiasa baik dan diberkahi oleh-Nya. Banyak hal yang ingin kuceritakan. Tapi bukan ini saatnya. Atau mungkin tak akan pernah kulakukan. Untuk sekian waktu yang terlewati, Hari yang berganti tahun, Rasanya baru kemarin, Walau nyatanya tak sesingkat itu untuk sebuah perjalanan. Aku berjalan di masa-masa sulit. Banyak luka yang kupendam. Yang tak boleh orang lain tahu, Meski ingin sekali kuungkapkan. Aku berharap hisabku lebih ringan atas semua ujian yang berat ini. Cerita-cerita singkatpun sudah hilang "dirumahku" ini. Potongan-potongan kisah random dan sepele. Terima kasih, ya. Untuk sekian tahun jadi pembaca setia. Hal yang paling kubanggakan karena ada kamu yang setia jadi pembacaku. 

Tentang Buku "Berdamai dengan Takdir"

Image
Buku kumpulan qoute motivasi terbitan gyfra publishing telah sampai ke tangan pembaca. Alhamdulillah. Jadi, aku mau bahas latar belakang qoute yang aku tulis di buku tersebut. Cekidot. Sebelum lebih jauh, kita cari tahu terlebih dahulu apa sih arti berdamai? Menurut KBBI, berdamai adalah berbaik kembali atau berhenti bermusuhan. Jadi, dalam suatu keadaan, about friends or family's or life's or about everything, yang awalnya kita senang, bahagia, bersuka cita dengannya. Lalu karena suatu hal, keadaan menjadi berbalik. Kita jadi benci, marah, nggak suka dengan sesuatu itu. Kita berusaha untuk kembali. Menghilangkan rasa benci, rasa tidak sukanya. Nah, inilah pengertian kita tentang berdamai.  Sering dengar tentang "berdamai dengan diri sendiri" atau "penerimaan diri"?  Beberapa orang pernah ada dalam fase dimana membenci dirinya. Menyalahkan diri sendiri yang tidak becus, yang tidak mampu berbuat apa - apa untuk mengubah suatu keadaan. Dan itu tidak menyenangk...

Cintanya Adalah... (Untuk Yang Di Masa Depan #11)

Image
  Cintanya adalah... Sebuah cinta yg sederhana Mengalir tanpa kata Tak memiliki diksi atau majas hiperbola Cintanya adalah... Cinta yang manis Meski tanpa hal yang romantis Tanpa sajak dan kalimat puitis Cintanya adalah... Komitmen dan tanggung jawab Bukan mengumbar rasa atau janji semata Cintanya tak terungkap dengan kalimat sebelum akad "Aku mencintaimu karena Allaah" Tapi dengan kalimat "aku terima nikahnya". #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/20DhWKc

Dua bola matamu (Untuk Yang Di Masa Depan #10)

Image
  Arunika dan senja Potret alam semesta yang selalu membuat kagum Dan di kedua bola matamu Lebih indah dari itu. Akan kusimpan Meski tak berupa potret Cukup di hati Akan abadi Sampai akhir hayat. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/z7vc2Ny

Sekotak Ungkapan Cinta dan Rindu (Untuk Yang Di Masa Depan #9)

Image
  Kulahirkan kata - kata Yang setiap baitnya adalah kamu Kuhimpun banyak puisi dan sajak Menyimpannya dalam kotak cantik berwarna merah jambu. Esok, kamu bisa membacanya satu persatu Tapi maaf jika berlebihan untukmu Karena puisi adalah aku, Sajak adalah teman bermainku. Ku ungkap banyak rasa pada bait kata karena lisanku tak punya daya untuk sekadar mengatakan ; aku cinta, aku rindu. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/q2Mk8VG

Pangeran Yang Diutus (Untuk Yang Di Masa Depan #8)

Image
  Gemuruh rindu dalam dada Serupa hujan dirindu bentala Setiap rinai adalah nyanyian cinta Merdu meski hanya suara tik tik saja Tirta tergenang Pikiran mengenang Pada pertemuan pertama yang meronakan pipi Dan tatapan kilat yang menggelitik hati Melahirkan senyum malu dan tawa kecil. Duhai tuan, Rinduku tertampung jadi bah Gemericiknya sampai terdengar tetangga Mereka berbisik - bisik, Adakah engkau pangeran yang diutus untuk menyelamatkanku dari kegelapan?! #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/89pN2Ct

Tak Perlu Definisi (Untuk Yang di Masa Depan #7)

Image
  Kita tak perlu definisi atau pengertian Untuk tahu apa yang kita rasakan sekarang Degup di jantung, Gemuruh di dada, Pipi yang merona, Dan kupu-kupu di perut yang beterbangan. Kita tak butuh untuk tahu kenapa. Karena yang terpenting sekarang Kita bersama Dan aku bahagia. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/5TQySpE

Menemukan Rumah (untuk Yang Di Masa Depan #6)

Image
  Senja beranjak dari peraduan, Tapi kamu tetap tinggal. Terang menghilang, Tapi kamu datang. Kita duduk bersama disini, Di beranda dengan secangkir teh dan kopi. Hati yang berbunga, merekah, dan cerah Seperti pagi. Sekarang aku punya rumah , Adalah kamu tempatku mencurahkan pilu dan cita. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/3PkX2nY

Hanya ada Kamu (Untuk yang Di Masa Depan #5)

Image
Temanku bertanya, Mengapa kerap sekali aku berbicara tentang masa lalu? Ya. Itu saat aku belum menemukanmu. Satu hal yang harus kamu tahu, Dengan adanya kamu Takkan bisa menghapus jejak yang pernah kulewati. Takkan pernah bisa merubah apa yang sudah terjadi. Tapi yakinlah, Saat aku bersedia melangkah bersamamu, Artinya hanya ada kamu saja hari ini dan esok nanti. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/1a8L9td

Sajak Asal Untuk Bulan Maret

Image
  Satu purnama rasanya terlalu lama Bulan Maret 2021 seperti berlarian menjauh "Percepat waktu!" Ujar sahabatku. Ah, bahkan mengundur atau memajukan tak bisa Musim penghujan telah tiba Namun tunas dihati belum jua tersemai Apakah harus menanti musim semi, agar berbunga? " Disini tak ada musim itu, Fif!" Aku memarahi diriku. Tak ada musim semi bulan depan Hanya ada musim durian dan rambutan "Hatiku kuinginkan berbunga, bukan berduri dan berbulu!" Hah! Mencoba melawak, ya bund? Iya. Lagi usaha, bund. Semoga berhasil! Kalaupun hanya recehan, semoga yang nulis tetap manis tanpa pemanis buatan. Gak nyambung, bund. Tak apa, asal aku senang. 22 Februari 2021 . . . 📷 https://pin.it/2mh50YR

Bukan Cinta dan Rangga (Untuk yang Dimasa Depan #4)

Image
Aku bukan cinta Kamu bukanlah Rangga Cinta kita bukan cinta anak SMA yang penuh kata - kata puitis bak roman picisan Cinta kita berharga Karena kita di pertemukan di sebuah "jalan" yang sama Satu tujuan, sevisi misi, dan sepedoman Aku tak mesti berlarian di bandara di tengah banyak orang untuk mengejarmu Aku hanya perlu mengejarmu lewat do'a - do'a harapku Kamu tak perlu beri aku buku puisi dan karya sastra Atau janji setia akan kembali satu purnama Kamu hanya perlu datang mengucap janji di hadapan Ayah, saksi, dan KUA Empat purnama tak mengapa Disini aku menanti dengan setia #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/6yWNvQ6

About Marriage (Refleksi diri)

Image
About Marriage (Sebuah catatan untuk diri agar tak berekspektasi tinggi mengenai pernikahan) Saya sampai di sebuah titik kesadaran bahwa pernikahan bukanlah suatu pencapaian. Pernikahan hanyalah bagian dari tahapan hidup seorang manusia. Sebagaimana kelahiran, proses pendewasaan, menikah, punya anak, dan lainnya.  Pernikahan adalah perjalanan bukan destinasi. Setidaknya begitu kata mbak Rinai Hujan dalam sebuah novel gagalnya. Wkwk. Dan menjadikan pernikahan adalah tujuan mencapai kebahagiaan salah besar, menurut saya pribadi. Kenapa? Karena ketika kita sandarkan kebahagiaan pada pernikahan, apakah nantinya pernikahan itu sesuai ekspektasi atau justru jauh dari apa yang kita khayalkan selama ini? Kita tak pernah tahu sebelum menjalaninya. Karena di dalam pernikahan tentu saja bukan hanya tentang romantisme dua manusia. Lebih kompleks dan tak lepas dari ujian. Pun sama halnya ketika kita menyandarkan kebahagiaan pada seseorang yang nantinya akan jadi pasangan kita, apakah ketika nam...

Menghapus Angan

Image
 Hari ini, belum lagi tentang kita. Pun esok, aku tak tahu. Sebaik-baik rancanganku,  Belum tentu sebaik takdir-Nya. Terlalu banyak mimpi yang mulai terlintas, Sejak pembicaraan 2 keluarga berlangsung baik. Akan jadi apa kita kelak? Takut dan harapku jadi padu. Kutulis angan, lalu kuhapus lagi. Berusaha enyahkan agar aku tak seperti mendahului apa yang telah Allah Kehendaki.

Penerimaan Diri

Image
  Setelah kemarin sempat stress berat, akhirnya sekarang sampai di titik kesadaran "okee, saatnya aku pasrah dan menerima kenyataan".  Berdamai dengan diri itu penting, sih. Menerima segala kekurangan kita, membuat kita jauh lebih enjoy dan nggak overthinking. Karena terkadang kita itu pusing atas sebab - sebab yang sebenarnya kita nggak bisa ubah atau susah untuk diubah. Misal nih, ya, perempuan mengalami kenaikan berat badan sekilo saja sudah kepikiran banget (aku justru sebaliknya. Karena susah naik jadi turun sekilo saja sudah sedih banget). Atau kalau lagi beruntusan di wajah, breakout parah, bahkan numbuh jerawat sebiji saja sudah bikin pusing. Tapi tiap orang beda - beda, sih. Ada yang malah nggak pusing sama hal beginian. Nah, itu bagus. Berarti dia sudah mampu menerima diri apa adanya. Namun, penerimaan disini jangan sampai juga bikin kita jadi malas dan cuek terhadap diri sendiri. Seimbang dan bersikap pertengahanlah dalam menyikapi hal. Nggak meremehkan, nggak mem...

Diary Kepo (Percakapan Absurd)

Image
  D : Are you fine, fif?  A : I don't know. I don't know my feeling now. D : Why? Tell me. A : Aku nggak tau mau ceritakan bagaimana. D : Cerita saja seperti biasa. Kan dari dulu kamu suka cerita sama aku. Dari jaman kamu polos banget, kamu suka blak-blakan dan bertutur jujur. A : Hmmm... My feeling is complicated. Mungkin karena aku mencari kebahagiaan dari semua proses dan rencana ini. Sehingga hakikatnya jadi hilang. Padahal kebahagiaan tidak dicari tapi diusahakan. Dan mengharapkan orang lain untuk membahagiakan kita bakal berujung kecewa. kita harus andalkan diri saja dalam mencari kebahagiaan. Bahagiakan diri sendiri, simpelnya begitu.  D : and your heart, your body, your habits, so bad now, alright?  A : yeah. Aku sadar akan hal itu. Tapi aku nggak bisa mengatur semua hal. Termasuk pikiranku, hatiku. Paling sulit adalah menghentikan pikiran untuk tak berpikir. Karena memang itulah pekerjaannya. Kamu tahu, nggak. Aku capek banget sekarang. Tapi aku nggak tahu c...

Sebuah Puisi (Untuk Yang Dimasa Depan #3)

Image
 Sebuah Puisi Secarik puisi kutulis untukmu, Duhai garis yang kiranya akan jadi tujuanku. Tentang sampai atau tidak, yang terpenting...  aku telah menujumu dengan nafas juang maksimal,  Penuh keringat dan air mata (ini serius bukan hiperbola), Memilih sabar dan menempuh jalan diatas ridha-Nya. Tak akan kujatuh cinta sebagaimana sebelum-sebelumnya, Denganmu kuingin membangun cinta, Tinggi... Setinggi harap dan pinta agar kita berkekal hingga ke Jannah. Semoga Allah menjagamu. Sampai bertemu di pelaminan. #untukyangdimasadepan . . . 📷 https://pin.it/6RJmzSJ

Seuntai Do'a

Image
  Ya Allah.... Ini hamba-Mu, Hamba-Mu yang lemah dan tanpa daya upaya. Hamba-Mu yang cintanya sangatlah dangkal jika dibandingkan dengan cinta para sahabat. Hamba-Mu masih senantiasa belajar untuk memperbaiki diri demi mencari Wajah-Mu. Yaa Rabb... Maafkanlah diriku, Yang tak sempurna ibadahnya, Yang banyak lalai dan dosanya. Melakukan dosa kecil dan besar. Andai manusia mampu mencium aroma dosaku, Maka tentu mereka takkan mau mendekatiku, Tak akan mereka memuji dan mengeluh-eluhkanku. Tapi Engkau yang Maha Baik. Menutupi segala aib dan kurangku. Ya Allah... Bimbinglah diriku, Menjadi hamba-Mu yang bertakwa, yang sabar, yang pandai bersyukur. Jadikanlah aku wanita yang shaliha, anak yang berbakti, dan kelak menjadi istri dan ibu yang shaliha. Kumpulkan lah diriku kelak dengan wanita - wanita pilihan penghuni Jannah-Mu, ibunda Khadijah, ibunda Maryam, ibunda Aisyah, ibunda Fatimah, ibunda Asiyah. Ya Allah... Ampunkanlah segala kesalahanku. Rahmati dan ridhoilah...

Sahabat

Image
 Sahabat. Itu sebutan untuk kita, kan?  Karena seringnya kemana - mana bareng Saling curhat, saling cerita, meski hanya berbagi hal yang remeh - temeh kamu sering mengirimkan pesan lucu Atau menemaniku menangis di balik telepon genggam. Sebaliknya, Aku selalu suka menjadi pendengar untukmu Kamu sedih, aku ikut sedih Kamu bahagia, aku juga ikut merasakan suka cita Saling berbagi nasihat juga kerap kita lakukan, Demi bukti kepada Rabb semesta alam bahwa kita memang bersaudara karena - Nya Aku ingin tetap seperti ini. Aku tidak mau kehilangan. Aku tidak ingin ada yang berubah meski sunnatullahnya pasti begitu. Aku memang egois, ketika tetap mengharapkanmu ada saat mungkin salah satu dari kita suatu hari nanti berubah status. Akan ada orang yang membawamu pergi atau membawaku pergi. Tapi, Bisakah jika kita tetap seperti sekarang ini? Atau, Biar aku saja aku menghilang lebih dulu sebelum kamu pergi? Karena menemukan teman sefrekuensi, seiya sekata tak mudah. Dan orang tersebut sala...