Posts

Untuk yang Belum Menikah

Image
Masa muda adalah masa dimana seseorang bisa melakukan banyak hal. Mengasah potensi diri dan mengembangkannya. Menghasilkan hal yang bermanfaat, baik untuk diri maupun untuk sekitar. Masa muda juga menjadi cobaan berat. Dimana segala hal menjadi bebas karena masih minim tanggung jawab. Terutama yang masih lajang atau bujang. Bagi yang sudah mengenal Sunnah, atau sudah hijrah, atau apalah istilahnya. Tentu masa muda mereka akan pergunakan sebaik-baiknya. Daily activity -nya akan penuh dengan hal-hal yang baik. Giat menuntut 'ilmu, giat bekerja, giat beribadah. Kenapa harus di masa muda, atau lebih kita kerucutkan, kenapa harus sebelum menikah ghiroh tersebut harus lebih besar? Karena setelah menikah nikmat waktu luang itu akan berkurang. Bagi perempuan, setelah menikah waktu untuk duduk di majelis 'ilmu akan tersita dengan mengurusi anak, rumah, dan melayani suami. Sedangkan bagi laki-laki, hidupnya sudah takkan sama bebasnya seperti ketika masih bujang. Dia ha...

Motivasi Diri

Image
Allah kasih ujian ke kita tandanya masih peduli, masih sayang. Pilihan kita terhadap hidup adalah konsekuensi. Harus berani hadapi. Gak boleh menye'-menye'. Memang seberapa besar, sih masalahmu? Gak usah galau. Ada Allah yang Maha Besar. Masalahmu gak ada apa-apanya. Dunia ini cuma sebentar. Kita numpang lewat doang. Esok juga kita pulang ke kampung akhirat. Masalah A, B, C, D dst. Jika kamu pikirin, makin pusing, stress, akhirnya nambah lagi satu masalah. Coba deh, masalah itu dijadiin bahan muhasabah diri. Atau dijadiin penguat untuk terus bangkit. Misal, Allah uji dengan penyakit, katakan "Alhamdulillah ala kulli haal". Kok malah bersyukur? Iya. Karena dengan penyakit itu Allah ingin gugurkan dosa-dosamu. Apa pun yg terjadi hari esok, selagi keimanan masih di dada, laa tahzan, innallaha ma'ana. Semoga kita kembali kepada-Nya dalam keadaan "bersih". Dan mendapatkan akhir yang baik. Aamiin.

PEREMPUAN "TELAT" NIKAH

Image
Alhamdulillah, saya bahagia sekali kemarin ketika ada notif masuk ke HP. Salah satu channel langganan di yt ngaploud kajian episode ke-2 dari Problematika Mencari Jodoh. Beberapa pertanyaan akhawat yang masuk, cukup mewakili pertanyaan di benak kami. Di kajian interaktif yg dibawakan oleh ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Hafidzahullah tersebut, ada sebuah statement dari beliau dari pertanyaan salah seorang akhawat yang ingin mencarikan solusi untuk temannya yang belum menikah di usia 30 tahun. Ustadz mengatakan begini : "Banyak akhawat yang terburu-buru (menikah) karena usia. Dalam sebuah riwayat dikatakan terburu-buru itu biasanya dari syaithan dan hati-hati itu dari Allah subhanahu wa ta'ala. Kaidah fiqih mengatakan 'barangsiapa yang terburu-buru mendapatkan sesuatu sebelum timing -nya, sebelum momentumnya, maka dia justru terhalang dari yang dia inginkan tsb. Lagi-lagi yang berbicara bukan angka, pada umur kita atau pada surat nikah kita dikolong umur. Tapi...

Api Yang Tak Pernah Padam (Kisah Teman Hana The Series) #1

Image
    "Han, betapa aku ingin melupakan semuanya. Tentang rasa benci yang membakar dadaku, tapi sungguh sangat sulit. Betapa mudah kita berkata 'maafkan dia yang menyakitimu', namun justru penerapan pada diri sangat sulit, karena aku harus bergulat dengan egoku." "Berdamai, Ri. Bukan saja dengannya tapi dengan masa lalumu." "Aku belum bisa, Han. Bahkan kau tahu, disaat kudengar kabar dia mendapat musibah dari salah seorang rekan kerja ku, kututup telingaku rapat-rapat. Aku tidak suka namanya disebut-sebut. Aku tidak suka kenapa dia masih membayangi hidupku sekarang ini. Empatiku sudah hilang. Kau boleh katakan aku kejam, tak berperikemanusiaan, wanita tak punya hati, atau lainnya, aku tak peduli lagi." "Sampai kapan kau merawat dendam itu, Ri? 5 tahun, 10 tahun ke depan, 20 tahun ke depan, sampai kau masuk liang lahat?" "Entahlah, Han. Mungkin sampai aku yakin dia tak menjadi duri dalam daging". "Kau tahu, kenapa ...

Warna Baru dalam Hidup

Image
7 bulan lalu ketika mendapat tawaran tersebut, saya sangat sangsi terhadap diri. Saya bisa gak, ya?! Secara bidang itu bukan saya banget. Gak punya basic. Meski pun sudah pernah beberapa hari menggantikan teman. Tapi, saya kembali berfikir bahwa apa pun patut dicoba. Selagi baik dan mendatangkan kebaikan. Pun saya sudah lelah dengan tekanan perasaan yang mendera di rumah saat itu. Setiap kita bisa saja mencoba. Karena proses belajar itu tiada henti. Orang lain bisa, kenapa kita tidak. Maka, akhirnya saya mencobanya. Dan betah, bahagia, penuh cerita serta pembelajaran yang banyak. Dunia anak-anak, secara umum para wanita menyukainya. Karena fitrahnya merekalah yang akan jadi pendekap dan pemberi kehangatan kepada anak-anak. Saya sangat minim soal merawat dan mengurusi anak. Kecuali beberapa bulan saya serumah dengan kakak saya yang memiliki bayi perempuan. Sekedar memandikan, menyuapi, dan meninabobokan bi'idznillah sudah bisa. Tapi, untuk menghadapi berbagai perilaku mereka de...

Cerita di Rumah Sakit

Image
Tetapi itulah perempuan, dia kerapkali sampai membunuh orang dg perbuatannya yang tidak tersengaja. _Tenggelamnya kapal van der Wijck_ *** Suatu waktu, ketika menjenguk  salah seorang teman di Rumak Sakit, Ibunya bercerita bahwa salah seorang pasien di RS tersebut mengiris pergelangan tangannya. Ibu teman saya ini bertanya ke orang yang menemani pasien tsb. Di RS "kenapa?" Jawab teman si pasien "diputusin pacarnya, Bu". Seketika tawa kami membahana di kamar rawat inap hari itu setelah mendengar kisah tersebut. Gak baik memang, tertawa diatas penderitaan orang lain. Cuman mau gimana, auto ngakak aja ketika secemen itu orang tersebut sampai mau bunuh diri gara-gara di putusin pacarnya. Oh ya, kalian harus tahu, pasien ini adalah laki-laki. Catat LAKI-LAKI, guys. *Fyuh. Seperti itulah jadinya jika kita tidak ridho terhadap takdir. Padahal keyakinan terhadap takdir ini masuk rukun iman 'kan?! Semoga kalian, kalian, dan kalian, gak akan berbuat seperti kasu...

Guru

Image
Saya punya kawan. Sekampus, sejurusan, dan pernah sekelas di beberapa mata kuliah. Dia sangat kritis. Mungkin ini pula penyebabnya ia masuk ke sebuah organisasi yang "melenceng", yang terkenal dengan kekuatan retorika dan argumentasi tak mau terkalahkan. Sayang sekali, perempuan sepertinya yang bersemangat menuntut 'ilmu, terkader di tempat yang salah. Satu hal yang saya kagum padanya, dia selalu punya cita-cita yang tinggi, mengubah lingkungan dan negeri ini. Ia hanya tak bercita-cita kosong, tapi di wujudkan, dikerjakan. Dia berani melangkah, berani untuk memulai meniti mimpi-mimpinya. Dan sekarang, Ia langkahkan kaki ke pelosok negeri yang jauh untuk mendermakan diri demi mencerdaskan anak bangsa. Mengajarkan anak-anak yang terbelakang, anak-anak yang tak kenal listrik dan internet, anak-anak yang tak mengenal hiruk-pikuk dunia luar. Saya teringat dengan novel Laskar Pelangi. Salah satu novel yang paling favorit dijajaran novel-novel yang pernah saya baca. Sungguh ba...