Posts

About Her (part 2)

Image
ini tulisan dua tahun lalu. gak tau kenapa baru ngeh kalau pernah nulis ini. tadi sempat bongkar2 tulisan lama, akhirnya nemu. ya udah. aku post ajah. . . . Bismillah.. Kami dipertemukan 2012 silam. Di salah satu taman-taman syurga, dalam naungan sayap-sayap malaikat. Awalnya aku mengira kami sepantaran. Ternyata ia lebih tua setahun dariku. Panggilan akrab “Ukhty” yang biasanya, berubah menjadi “kak”. Ia begitu dekat denganku. Entahlah.. mungkin ruh kami punya kecocokan sandi. *senyum. Orangnya santun, lembut, tenang, tapi lemah fisik. Ia mudah jatuh sakit. Tidak tahan dengan perjalanan jauh. Kalau naik kendaraan umum, belum sampai ke tempat tujuan, pasti ia sudah pusing-pusing, wajahnya pucat. Dia enak diajak ngobrol. Salahsatu orang yang bisa kutemani berdiskusi serius, sharing tentang hal-hal yang serius (apa tuh?), bercerita apa saja, bahkan suasana hatiku. Begitu pun sebaliknya. Kami saling mempercayai. Sedih rasanya ketika ia harus pergi. Yah. Ia meninggalkan...

Baper yang Berserakan (Post IG)

Image
ini cuma buat nyimpen file yang pernah kehapus di IG. kenapa di hapus? karena, awalnya aku mau setting publik akun IGku. jadi segala macam perihal yang berkenaan tentang Galau bin Baper binti Alay nan Lebay aku delete, demi keberlangsungan instagram yang aman sentosa. haha. appaan, coba? tapi, ternyata.. beberapa  saat kemudian, aku berubah fikiran. dan akun tersebut aku privasi lagi. ckck. dan aku nyesel, guys, udah ngehapus tulisan-tulisanku yang begitu kusayangi. hiks. sebagai penebus rasa bersalah, aku post disini. biar nggak hilang nantinya.           

Janji Kebahagiaan yang Pergi

Image
            Apa yang kau rasakan jika kehilangan seseorang yang berharga dalam hidupmu? Coba tutup matamu sekarang. Dan bayangkan sosok yang paling kau cintai di dunia ini setelah dirimu? Lalu, bayangkan lagi, sosok itu kau dapati terbujur kaku dihadapanmu. Wajahnya memucat, nafasnya tak lagi berhembus, senyumnya tak lagi terukir, tak mampu lagi memarahimu karena kesalahanmu. Ia pergi. Berpindah ke dunia lain, yang tak bisa kau jangkau lagi.             Padahal, baru kemarin kalian bercerita panjang lebar, sesekali tertawa bersama, atau kau mulai merajuk manja karena kejailannya. Masih sangat baru, bahkan bau nafasnya -saat dia begitu antusiasnya menceritakan rencana pernikahan kalian, tentang rencana kedatangannya segera ke rumahmu untuk meminang gadis pujaannya- masih bisa kau cium aromanya saat ini.           ...

Jakarta-anugrah atau Musibah

Image
Malam itu, tiba-tiba pak Boss menelfonku. “dik” begitu sapaan beliau padaku. “ini ada kabar dari pusat (maksudnya Yayasan pusat, yang salah satu cabangnya dikelolah oleh Bossku di Kota kami tempati), tanggal sekian adik harus berangkat ke Jakarta untuk menjalani masa training selama 40 hari.” Tutur beliau. Aku cukup shock mendengar ini. Pasti Pak Boss sudah menimbang lebih jauh soal ini. Aku sangat menghargai beliau. Bahkan, aku diterima di Kliniknya bekerja sebagai Kepala bagian keuangan tanpa test ini-itu. Sebenarnya, aku tak menyangka bisa bekerja disana. karena, pada awalnya, ketika dipersyaratkan untuk memasukkan CV, aku menaruh pas foto yang memakai niqob. Beberapa hari setelahnya, aku dihubungi untuk mengganti foto tersebut dengan foto yang membuka wajah. Saat itu aku menolak. Dan mengatakan “mending saya mencari kerjaan lain, jika harus menampilkan foto tanpa cadar”. Setelah beberapa hari, aku kembali dihubungi. Katanya aku sudah bisa masuk kerja minggu depan. Na...

Flashback masa-masa KKN

Image
            Selalu ada kesan menarik disetiap tempat. Dan kali ini, aku ingin menceritakan kepada kalian, masa-masa KKN (Kuliah, Kerja Nyata) di pelosok desa di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan. Tepatnya di kecamatan Cempa desa mattunru-tunrue. Aneh ya, namanya? Cempa sendiri artinya asam jawa. Mungkin dulunya disana banyak pohon asam kali, ya. Sedangkan manttunru-tunru’e artinya fokus/serius/giat, kalau tidak salah. Di posko kami sendiri, terdiri dari 12 anggota. 8 cewek 4 cowok. Alhamdulillah, kami    yang notabene-nya akhawat (aku berdua dengan salah seorang ukhti) tidak banyak kendala selama disana. semua teman-teman baik kepada kami, terutama kepadaku yang pada saat itu sudah berniqob. Teman-teman cowok,juga sangat pengertian. Karena pada hari pertama pertemuan kami, sudah kusampaikan beberapa hal yang berkenaan tentangku. Misal, anak-anak cowok gak boleh masuk ke dapur jika aku sedang makan. Nah, ini s...